Kegagalan Bisnis BOLT

Layanan Bolt resmi dihentikan pada 28 Desember 2018 lalu, pascaperingatan yang telah disampaikan oleh Kemenkominfo soal penunggakan pembayaran biaya sewa frekuensi 2,3 GHz oleh Bolt yang merupakan anak usaha First Media.

Sejak beroperasi 14 November 2013 atau sekitar lima tahun lalu, Bolt telah menyatakan telah memiliki lebih dari satu juta pelanggan. Kini Bolt harus rela menerima kenyataan pelanggannya bermigrasi ke layanan Smartfren. Simak pemaparan Aline Wiratmaja tentang “Bye Bye Bolt” berikut ini.

Mengenal Bisnis Dropshipper dan Reseller

Selengkapnya https://www.cnbcindonesia.com/investment/20190104151449-23-49142/ini-dia-perbedaan-antara-bisnis-dropshipper-dan-reseller?utm_source=youtube&utm_medium=oa

Seiring dengan terus berkembangnya tren belanja online muncul pula peluang bisnis melalui dropshipping. Bisnis ini memunculkan pemain-pemain baru yang mampu meraup untung cukup besar dari salah satu cabang bisnis ritel ini.

Lalu apa sebenarnya perbedaan antara menjadi dropshipper dan reseller? Yuk kita simak liputan Jurnalis CNBC Indonesia, Mercy Andrea berikut ini

Iming-Iming Bisnis Video Streaming

Penetrasi jaringan internet yang terus meningkat di Indonesia dan populasi yang terus bertambah utamanya generasi milenial menjadi pasar gurih bagi pelaku bisnis video streaming.

Sebut saja Netflix, Iflix, HOOQ, hingga penyedia serial Korea Viu, tengah berebut pelanggan untuk menyaksikan video di TV Kabel maupun aplikasi di ponsel. Pendapatan bisnis VOD di Indonesia terus meningkat sejak 2017 di angka USD 212 Juta menjadi USD 240 Juta di 2018. Pendapan bisnis ini diproyeksikan bakal meningkat menjadi USD 260 juta di tahun 2019.

Bagaimana gurihnya bisnis video streaming selengkapnya? Simak pemaparan Aline Wiratmaja dalam video berikut ini.