Langkah Sukses Membangun Bisnis Toko Online

http://www.andriezone.com/ Divideo ini anda akan belajar langkah sukses membangun bisnis toko online diinternet. Ada beberapa langkah yang anda harus jalankan:

1. Pilih Market
– Google Trends
– Google Keyword Planner

2. Cari Supplier
– Pergi Ke Google
– Prioritaskan Iklan
– Telepon Supplier

3. Bangun Toko Online Website
– Pilih Hosting dan Domain
– Setup Toko Online Anda (wordpress) www.WPKeren.com

4. Bangun Komunitas
– Buat Fans Page
– Buat Group

5. Promosikan Toko Online
– Media Sosial
– Iklan

cara sukses bisnis toko online
sukses bisnis toko online
bisnis toko online
toko online
sukses toko online

Bisnis untuk anak muda yang menjanjikan sukses besar

Banyak sekali anak muda yang kebingungan untuk mendapatkan pekerjaan,dari sekarang anda tidak usaha bingung lagi untuk mencari pekerjaan.
Karena pekerjaan itu sendiri bisa anda ciptakan, hanya bermodalkan pipa paralon.
Pipa paralon dikemas menjadi lampu hias dinding yang sangat cantik dan menarik,sehingga menjadi barang yang layak dijual di pasaran.

#bisnisanakmuda #bisnis #lampuhias #bisnissukses #investasi
————————————————————————
Follow media sosial saya :
Facebook : https://web.facebook.com/ssmifadatutorial
Instagram : https://www.instagram.com/misbah_ssmifada
————————————————————————-
Channel Youtube “SSMIFADA TUTORIAL” bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang inspiratif,cerdas,ide kreatif,ide bisnis,peluang bisnis,peluang usaha.
————————————————————————-
Supaya tidak ketinggalan setiap ada video terbaru,silahkan di Subscribe,Like,Share dan Aktifkan Lonceng Notifikasinya agar tidak ketinggalan setiap ada video terbaru.

TERIMAKASIH

IDE BISNIS 2019 UNTUK MAHASISWA ATAU ANAK SEKOLAH – Bisnis Bareng Keke #1

#BisnisBarengKeke
Tell me some feedbacks or ideas for this new content in My Channel!!!
Don’t leave without any comment, thank you!

So, jika kalian merasa video ini bermanfaat, jangan lupa share, like, comment, dan subscribe ya!
Ohya, setiap seminggu sekali akan ada video baru.

Welcome to my channel and thanks for watching!

———————————————————-

Business Inquiries: geniokeke@gmail.com
Personal Instagram: https://www.instagram.com/kekegeniouz

[Kelompok 07] Strategi Pemasaran – ISNA TIKA 7 ES-A

Kelompok 7
Isnatul Mukarommah
Tika Kurniawati

STRATEGY PRODUCT LIFE CYCLE (SIKLUS HIDUP PRODUK)
Strategi pemasaran merupakan Upaya memasarkan sebuah produk, baik itu barang atau jasa, dengan menggunakan pola rencana dan tekhnik tertentu sehingga jumlah penjualan menjadi lebih tinggi.
Product life cycle merupakan suatu grafik yang menggambarkan riwayat produk sejak diperkenalkan ke pasar sampai dengan ditariknya dari pasar. Didalam product life cycle ini terdapat 4 proses yaitu:
1. Tahap Perkenalan, ditahap ini penjualan produk masih rendah dan volume pasar berkembang lambat. starategi pemasaran pada tahap ini ditujukan unutk membangun kesadaran akan produk secara luas dan mendorong konsumen untuk mencoba. strategi yang umum pada tahap ini:
• Strategi Peluncuran Cepat, disini menerapkan harga yang tinggi dan melakukan promosi yang gencar untuk meyakinkan konsumen akan kualitas produk.
• Strategi Peluncuran Lambat, menerapkan harga yang tinggi agar memperoleh laba yang banyak dan promosi yang rendah agar biaya tidak terlalu tinggi.
• Strategi Penetras Cepat, dilakukan dengan menetapkan harga yang rendah dan promosi yang agresif.
• Strategi Penetrasi Lambat, dengan menerapkan harga yang rendah dan promosi rendah.
2. Tahap Pertumbuhan, ditahap ini penjualan dan laba akan meningkat dengan sangat cepat , disebabkan permintaan sudah sangat meningkat. tahap-ahap ini dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
• Pertumbuhan Cepat, ditandai dengan melonjaknya tingkat penjulan perusahaan dengan cepat karena produk sudah dikenal dan diminati konsumen.
• Pertumbuhan Lambat, penjualan makin meningkat namun dengan pertumbuhan yang makin menurun.
3. Tahap Kedewasaan, ditandai dengan tercapainya titik tertinggi dalam penjualan. terdapat 2 strategi dalam tahap ini yaitu:
• Strategi Bertahan, strategi ini bertujuan untuk mempertahankan pangsa pasar dari pesaing dan menjaga produk dari serangan pesaing.
• Strategi Menyerang, strategi ini menitikberatkan pada usaha perubahan untuk mencapai tingkat yang lebih baik.
4. Tahap Penurunan, pada tahap ini penurunan penjualan disebabkan oleh faktor-faktor seperti perubahan selera pasar, produk substitusi diterima konsumen dan perubahan tekhnologi.
Siklus hidup produk pada minuman Ale-Ale (PT. Tirta Alam Segar)
a. Tahap perkenalan
Ale-ale jeruk adalah produk pertama dari PT. Tirta Alam Segar yang berdiri tahun 2006. Ale-ale jeruk louncing pada tahun 2007 dengan menggunakan cup transparan dengan tujuan untuk menunjukan kepada konsumen bahwa produknya benar-benar higenis. Pada tahun pertama produk ini masuk kepasar penjualannya masih sedikit dan distribusinya masih terbatas karena masyarakat belum mengetahui produk ini, oleh karena itu banyak dilakukan penelitian tentang produk maupun kemasannya. Promosi produk sangat agresif dilakukan melalui media masa (tv, koran, radio dan sebagainya). Strategi yang dilakukannya yaitu menjual produk dengan harga dibawah produk yang sejenisnya. Pada tahap perkenalan ini berlangsung sekitar 1 tahun.
b. Tahap pertumbuhan
Awal tahun 2008 ale-ale jeruk sudah banyak diminati masyarakat dan mulai mempunyai konsumen setia. Pada tahap pertumbuhan promosi masih dilakukan tetapi tidak seagresif seperti pada tahun perkenalan dan tujuan iklannya bukan lagi untuk mengenalkan produk tetapi untuk meyakinkan konsumen. Strategi yang digunakan pada tahap ini adalah dengan meningkatkan kualitas produk yatu melakukan penelitian tentang rasa yang disukai masyarakat.
c. Tahap kedewasaan
Tahap pergantian pertumbuhan ale-ale jeruk terjadi setiap musim hujan atau awal dan akhir tahun karena pada setiap musim hujan permintaan turun dan kembali naik ketika mulai berakhirnya musim hujan. Pada tahap kedewasaan ini ale-ale jeruk berlangsung lebih lama dari tahapan-tahapan sebelumnya yaitu selama kurang lebih 2 tahun dari awal tahun 2009 sampai akhir tahun 2010. ale-ale jeruk mampu merajai pasaran minuman dalam cup menggeser posisi “frutung” di pasaran, bahkan tidak lama kemudian “frutung” menghilang dari pasaran. Untuk mempertahankan posisi tersebut produsen mengubah warna cup yang awalnya transparan dengan sedikit gambar buah menjadi cup putih dengan print warna yang lebih menarik, selain itu perusahaan mulai memproduksi ale-ale dengan varian baru yaitu stowberry dan apel fuji.
d. Tahap penurunan
Akibat dari mengeluarkan varian baru dengan rasa apel fuji dan strowberry, maka selera konsumen mulai berubah. Konsumen lebih menyukai rasa apel fuji dan strowberry daripada rasa jeruk. Hal ini membuat penjualan ale-ale jeruk menurun drastis sehingga ale-ale jeruk tidak mampu lagi bersain dengan ale-ale rasa apel fuji dan strowberry. Menyadari keadaan tersebut, perusahaan tidak lagi fokus diale-ale jeruk,perusahaan tidak membangkitkannya tapi cenderung meninggalkannya, perusahaan akan memproduksi jika ada permintaan. Sampai saat ini produk ale-ale jeruk masih beredar di pasaran tetapi sudah sangat jarang ditemui, berbeda dengan varian lain yang masih mudah ditemukan.